BADUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung menghadirkan cara berbeda dalam melakukan pendidikan pemilih di luar tahapan Pemilu. Mengusung tema “Merawat Alam, Merawat Demokrasi”, KPU Badung menebar sebanyak 15.000 benih ikan nila di Taman Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Rabu (19/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sosialisasi non-tahapan Pemilu yang dikemas dengan pendekatan lebih humanis dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Penebaran benih ikan dilakukan bersama Dinas Perikanan Kabupaten Badung serta melibatkan sejumlah pihak terkait.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Badung, Agung Rio Swandisara, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pelestarian lingkungan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai demokrasi.
Menurutnya, keputusan politik yang lahir melalui proses demokrasi dapat berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk lingkungan. Karena itu, konsep merawat alam dianalogikan sebagai bagian dari upaya merawat demokrasi.
Konsep tersebut juga dinilai sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana, yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan.
Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Badung, I Nyoman Dwi Suarna Artha, menyampaikan bahwa pendidikan demokrasi perlu dilakukan sejak dini dan tidak hanya ketika tahapan Pemilu berlangsung. Ia berharap benih ikan yang ditebar dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sebagaimana demokrasi yang perlu dirawat secara berkelanjutan.
