Upah Pekerja Bali Jadi Sorotan, Kebutuhan Hidup Layak Dinilai Belum Seimbang dengan UMP

Oleh : Novi Antari, Ari Siswanto / Nusa Bali

Senin, 14 September 2026 pukul 20.50 WITA

Suasana diskusi publik tentang ketenagakerjaan dan upah layak di Bali yang digelar di Warung Kuah Pindang, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar, Minggu (13/9/2026).

Suasana diskusi publik tentang ketenagakerjaan dan upah layak di Bali yang digelar di Warung Kuah Pindang, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Gianyar, Minggu (13/9/2026).

KARANGASEM – Tirta Gangga Art Festival 2026 telah berlangsung selama sepekan di Taman Tirta Gangga, Karangasem, sejak 13 September dan memasuki hari terakhir pada Sabtu (19/9/2026). Mengusung tema “Vatika Tirtha Natyakala Prajahita”, festival ini memadukan seni, budaya, kreativitas generasi muda, pariwisata, serta kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.

Festival yang digelar Puri Agung Karangasem bersama Badan Pengelola Taman Tirta Gangga ini menghadirkan beragam kegiatan selama tujuh hari. Selain menjadi ruang apresiasi dan kreativitas seni, rangkaian kegiatan juga diisi aktivitas lingkungan, salah satunya penebaran benih ikan di kawasan Taman Tirta Gangga.

Dari sisi seni dan budaya, festival menghadirkan 10 kategori lomba se-Bali, mulai dari Bapang Barong, Mekendang Barong, Baleganjur Ngarap, Tari Puspanjali, Tari Teruna Jaya, Nyurat Lontar, Tari Condong, Tapel dan Ogoh-Ogoh Mini, Karaoke Lagu Bali, hingga Melukis.

Rangkaian festival juga dimeriahkan pertunjukan musik. Joni Agung & Double T tampil pada 18 September, sementara Bagus Wirata dijadwalkan mengisi malam puncak sekaligus penutupan pada hari terakhir, 19 September 2026.

Selama pelaksanaan, Tirta Gangga Art Festival 2026 menyasar masyarakat Bali, seniman, pelajar, mahasiswa, hingga wisatawan domestik dan mancanegara. Panitia sebelumnya menargetkan jumlah kunjungan mencapai 10.000 hingga 15.000 lebih orang selama tujuh hari pelaksanaan.

Dengan berakhirnya rangkaian festival pada 19 September, Tirta Gangga Art Festival 2026 menjadi salah satu ruang yang mempertemukan seni, budaya, kreativitas generasi muda, pariwisata, dan kepedulian terhadap lingkungan di kawasan Karangasem.